Tampilkan postingan dengan label family. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label family. Tampilkan semua postingan

Nilai Suatu Kejujuran

Minggu, 22 Agustus 2010


JUJURLAH ...

KeJUJURan itu adalah suatu keharusan.

“Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang JUJUR.” (At-Taubah: 119)

“Jikalau mereka JUJUR (imannya) kepada Allah, niscaya yang demikian itu lebih baik bagi mereka.” (Muhammad: 21)

Dan Allah subhanahu wata’ala juga berfirman di akhir surat Al-Ma’idah:

“Ini adalah suatu hari yang bermanfaat bagi orang-orang yang JUJUR atas keJUJURan mereka, bagi mereka surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya, Allah ridha terhadap-Nya. Itulah keberuntungan yang paling besar.” (Al-Ma’idah: 119)

Inilah keadaan orang-orang yang JUJUR,

Orang-orang yang JUJUR kepada Allah dalam menunaikan kewajiban yang dibebankan dan orang-orang yang JUJUR meninggalkan sesuatu yang dilarang oleh-Nya,

JUJUR dalam kesungguhannya untuk berbuat kebajikan dan bersegeranya dalam mengerjakan kebajikan tersebut,

Dan JUJUR bersama dengan teman dekatnya, dalam beramar ma’ruf nahi munkar, dan saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran

Allah subhanahu wata’ala berfirman:

“Dan adalah orang-orang yang beriman baik dari kalangan laki-laki maupun perempuan sebagian mereka adalah pelindung bagi sebagian yang lain, mereka memerintahkan kepada yang ma’ruf dan mencegah yang mungkar dan menegakkan shalat dan menunaikan zakat, dan menaati Allah dan Rasul-Nya, mereka itu akan mendapatkan rahmat dari Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (At-Taubah: 71)

JUJUR bahwa sesungguhnya kita berada di negeri yang menipu, penuh dengan fitnah (ujian), syahwat, dan godaan. Negeri yang mengajak manusia untuk mengerjakan sesuatu yang diharamkan Allah,

“Dan tidaklah dunia itu kecuali hanyalah kesenangan yang menipu.” (Ali ‘Imran: 185)

JUJUR untuk berhati-hati selama masih hidup di dunia ini, untuk tetap bersama dengan orang-orang yang baik dan menjauhi teman bergaul yang jelek.

JUJUR dengan takut akan ringannya timbangan amalan, takut akan diberikannya catatan amalan dari arah kiri, karena sesungguhnya itu semua adalah musibah yang besar,

JUJUR untuk bersemangat menjalani amalan yang bisa mengantarkan kepada kebahagiaan dan keberhasilan, yang bisa memberatkan timbangan amalan dan diberikannya catatan amalan dari arah kanan, sehingga menjadi orang yang sukses dan berhasil.

JUJUR untuk bersungguh-sungguh berjihad melawan hawa nafsu, tidak enggan, bersabar dalam menjalankan ketaatan kepada Rabb, menjauhi segala bentuk maksiat kepada-Nya, dan tidak menyia-nyiakan waktu hidup di dunia.

JUJUR bahwa tanpa kesungguhan dan usaha keras tidak akan mendapat surga, bahkan akan terjerumus ke dalam kebinasaan.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Seluruh ummatku akan masuk surga kecuali orang-orang yang enggan. Maka dikatakan kepada beliau: Wahai Rasulullah siapa orang-orang yang enggan itu? Beliau bersabda: Barangsiapa yang taat kepadaku, maka dia akan masuk surga dan barangsiapa yang bermaksiat kepadaku, maka sungguh dia telah enggan.”

Dan Allah subhanahu wata’ala juga berfirman:

“Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad (bersungguh-sungguh) di antaramu, dan belum nyata orang-orang yang sabar.” (Ali Imran : 142)

“Dan benar-benar Kami akan menguji kalian sampai Kami tahu siapa yang benar-benar berjihad (bersungguh-sungguh) dan sabar di antara kalian dan akan Kami kabarkan keadaan kalian.” (Muhammad: 31).

“Barangsiapa bersungguh-sungguh maka sesungguhya dia telah bersungguh-sungguh untuk dirinya sendiri. Sesungguhnya Allah tidak membutuhkan sesuatupun dari alam semesta ini.” (Al-’Ankabut: 6)

JUJUR bahwa Allah hanya akan bersama dan menolong orang-orang yang bersungguh-sungguh dalam beragama.

“Dan orang-orang yang bersungguh-sungguh dalam ketaatan kepada Kami, maka sungguh-sungguh akan Kami tunjukkan jalan-jalan kami. Dan sesungguhnya Allah bersama-sama orang yang berbuat baik.” (Al-’Ankabut: 69).



JANGAN ADA DUSTA...

Dan menDUSTAkan itu semua... akan menyesatkan, merendahkan diri dan berakhir dengan kebinasaan.

"Dan bacakanlah kepada mereka berita orang yang telah Kamiberikan kepadanya ayat-ayat Kami (pengetahuan tentang isi Al Kitab),kemudian dia melepaskan diri daripada ayat-ayat itu, lalu dia diikuti oleh setan (sampai dia tergoda) maka jadilah dia termasuk orang-orang yang sesat.

Dan kalau Kami menghendaki, sesungguhnya Kami tinggikan (derajat)nya dengan ayat-ayat itu, tetapi dia cenderung kepada dunia dan menurutkan hawa nafsunya yang rendah, maka perumpamaannya seperti anjing jika kamu menghalaunya diulurkan lidahnya dan jika kamu membiarkannya dia mengulurkan lidahnya (juga). Demikian itulah perumpamaan orang-orang yang menDUSTAkan ayat-ayat Kami. Maka ceritakanlah (kepada mereka) kisah-kisah itu agar mereka berpikir.

Amat buruklah perumpamaan orang-orang yang menDUSTAkan ayat-ayat Kami dan kepada diri mereka sendirilah mereka berbuat zalim.

Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka dialah yang mendapat petunjuk dan barangsiapa yang disesatkan Allah, maka merekalah orang-orang yang merugi." (Al A'raf : 175-178)

“Sesungguhnya orang-orang yang menDUSTAkan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, sekali-kali tidak akan dibukakan pintu-pintu langit (ampunan) dan mereka tidak (pula) masuk surga, hingga unta masuk ke lobang jarum (hal yg tidak mungkin). Demikianlah Kami membalas orang-orang yang berbuat kejahatan.” (Qs. al-A’raaf [7]:40).

Wallahu a'lam bishowab.
READ MORE - Nilai Suatu Kejujuran

ENERGY IBADAH

Sabtu, 21 Agustus 2010


Di kawasan suatu kota. Seorang lelaki paruh baya membetulkan topi lusuhnya. Di halaman masjid besar yang ramai dengan jama’ah yang hendak shalat dzuhur. Lelaki itu tak tergoda untuk turut mengambil wudhu. Gerobak bakso yang menjadi sumber mata pencahariannya tetap disandingnya.
Ketika diajak shalat, lelaki asal suatu daerah itu menolak halus. "Baju saya kotor, Mas," jawabnya beralasan. Padahal ternyata bukan baru hari itu ia jualan bakso. Sudah lebih dari dua tahun, dan selama itu pula ia tak pernah shalat. Setiap hari bajunya kotor? Padahal dulu di kampungnya, ia sering menjadi muadzin bila maghrib telah tiba.
READ MORE - ENERGY IBADAH

HARAPAN MAMPU MEMBERI PENCERAHAAN HIDUP

Senin, 09 Agustus 2010


Assalaamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh
Semoga Keselamatan, Rahmat dan Keberkahan Allah selalu tercurah atasmu

Sahabat ... yang dimuliakan Allah ta'alaa...
Memang HIDUP ini adalah ARENA UJIAN, penuh permasalahan dan cobaan.
Tapi justru karena itu sahabat, kita tidak boleh MENYERAH dan PUTUS ASA...
Untuk menghadapi UJIAN HIDUP kita harus selalu YAKIN dan penuh HARAPAN...
Karena kita masih mempunyai Allah, TUHAN yang membuat UJIAN,
Dialah yang membuat UJIAN dan dia pula yang akan MENYELESAIKANNYA...
Selama kita DEKAT, TUNDUK PATUH, dan selalu MEMOHON kepada-Nya.
Itulah bukti kita layak menjadi KEKASIH-NYA

Hanya orang-orang yang tidak mempunyai TUHAN saja yang PUTUS ASA dan MENYERAH KALAH
Atau mereka yang mempunyai TUHAN, tapi sebenarnya bukan TUHAN
Bahkan Tuhan-tuhan merekapun tidak ada kuasa atas diri mereka sendiri.
Karena dia hanyalah MAKHLUK yang DITUHANKAN oleh manusia..
Selagi masih ada ASA dan HARAPAN insya Allah kita akan MENANG dan meraih SEMUANYA...

Kisah 4 Lilin ini semoga bisa menjadi pelajaran buat kita:

Di dalam kamar yang gelap gulita,
Ada 4 lilin yang menyala…
Sedikit demi sedikit habis meleleh.
Suasana begitu sunyi sehingga terdengarlah percakapan mereka.

Yang PERTAMA berkata:
“Aku adalah DAMAI…
Namun manusia tak mampu menjagaku,
Maka lebih baik aku mematikan diriku saja!”
Demikianlah sedikit demi sedikit sang lilin padam.

Yang KEDUA berkata:
“ Aku adalah IMAN…
Sayang aku tak berguna lagi.
Manusia tak mau mengenalku,
Untuk itulah tak ada gunanya aku tetap menyala.”
Begitu selesai bicara, tiupan angin memadamkannya.

Dengan sedih giliran Lilin KETIGA bicara:
“ Aku adalah CINTA…
Tak mampu lagi aku untuk tetap menyala.
Manusia tidak lagi memandang dan mengganggapku berguna.
Mereka saling membenci...
Bahkan membenci mereka yang mencintainya, membenci keluarganya.”
Tanpa menunggu waktu lama, maka matilah Lilin ketiga.

Tanpa terduga…
Seorang anak saat itu masuk ke dalam kamar,
dan melihat ketiga Lilin telah padam.
Karena takut akan kegelapan itu, ia berkata:
“Apa yang terjadi?! Kalian harus tetap menyala, Aku takut akan kegelapan!”
Lalu ia mengangis tersedu-sedu.
Lalu dengan terharu Lilin KEEMPAT berkata:
“Jangan takut...
Janganlah menangis...
Selama aku masih ada dan menyala,
Kita tetap dapat selalu menyalakan ketiga Lilin lainnya:
Karena Akulah … HARAPAN”

Dengan mata bersinar, sang anak mengambil Lilin HARAPAN,
Lalu menyalakan kembali ketiga Lilin lainnya
Apa yang tidak boleh mati hanyalah ASA yang ada dalam hati kita….
Dan ASA itu akan tetap ada selama kita BERSAMA Sang PENCIPTA........PENGUASA ALAM SEMESTA

“ …Dan janganlah BERPUTUS ASA dari RAHMAT Allah,
Sesungguhnya yang tiada BERPUTUS ASA dari RAHMAT Allah
melainkan kaum yang KAFIR” (QS. Yusuf :87)

Wallahu a'lam bishowab
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
READ MORE - HARAPAN MAMPU MEMBERI PENCERAHAAN HIDUP

NASEHAT dan WASIAT untuk KITA


Seorang syaikh memberikan NASIHAT kepada muridnya yang akan pergi jauh :

1) Janganlah engkau gantungkan HATI-mu kepada DUNIA kerana sesungguhnya Allah subhanahu wa ta’ala tidak menjadikan dunia ini sebagai tempaat tinggalmu (yang sebenarnya).
2) Jadikan CINTAmu kepada Allah sebab tempat KEMBALImu adalah kepada-Nya.
3) Bersungguh-sungguhlah engkau mendapatkan SYURGA, karena segala sesuatunya tidak akan didapat kecuali dengan KESUNGGUHAN.
4) Putuskan HARAPAN dari MAKHLUK karena sesungguhnya mereka itu SEDIKITPUN tidak ada KUASA di tangan mereka.
5) Rajinlah mengerjakan sholat TAHAJUD karena sesungguhnya PERTOLONGAN itu beserta QIYAMULLAIL (sholat malam)l.

Dan syaikh tadi juga memberikan wasiat yang akan membuatnya takut kepada Allah Subhanahu wa ta’ala yaitu :

1) Orang yang BANYAK BICARAnya janganlah kamu harapkan sangat KESADARAN HATInya.
2) Orang yang BANYAK MAKAN janganlah kamu harapkan sangat KATA-KATA HIKMAT darinya.
3) Orang yang BANYAK BERGAUL dengan manusia janganlah kamu harapkan sangat KEMANISAN IBADAHnya.
4) Orang yang CINTA kepada DUNIA janganlah kamu harapkan sangat KHUSNUL KHATIMAHnya.
5) Orang yang BODOH janganlah kamu harapkan sangat akan HIDUP HATInya.
6) Orang yang memilih BERKAWAN dengan orang yang ZHALIM janganlah kamu harapkan sangat KELURUSAN AGAMANYA.
7) Orang yang mencari KERIDHOAN MANUSIA janganlah harapkan sangat akan KERIDHOAN ALLAH daripadanya."
READ MORE - NASEHAT dan WASIAT untuk KITA

Bagaimana Hidup Ini Menjadi Indah ?

Minggu, 08 Agustus 2010


Sahabat Yang Seiman

HIDUP adalah arena UJIAN
HIDUP adalah gudangnya MASALAH
Bahkan orang MATI pun mempunyai MASALAH
Kecuali mereka yang berIMAN dan berTAQWA


Buat orang yang berIMAN dan berTAQWA …
….....HIDUP adalah INDAH
Buat orang yang berIMAN dan berTAQWA…
…….UJIAN dan MASALAH akan terasa NIKMAT
Apalagi setelah MATI…


Mereka memandang keBAIKan dan keBURUKan sebagai UJIAN
Mereka memandang keBAIKan dan keBURUKan sebagai MASALAH
Mereka meNIKMATinya dengan keKHUSUKan dan rasa CINTA
Dan bagi mereka tidak ada MASALAH lagi setelah MATI


Mereka tidak pernah LALAI bila mendapat keBAIKan
Mereka tidak pernah berKELUH bila mendapat keBURUKan
Dan mereka selalu mendapat keBAIKan setelah keMATIan


keBAIKan yang didapat bagi mereka adalah…
………….....KASIH SAYANG dan FADILAH Allah
keBURUKan yang didapat bagi mereka adalah…
……………...keBERSAMAan dan kePASRAHan kepada-Nya
dan keMATIan bagi mereka adalah
……………...kePUASan yang tak berkeSUDAHan


Dengan keBAIKan mereka berSYUKUR
Dengan keBURUKan mereka berSABAR dan berTAWAKKAL
Dengan keMATIan mereka berTEMU Allah Sang KEKASIH


Karena mereka selalu mendapatkan NUR ( CAHAYA ) dari PENGUASA Alam
Karena mereka selalu mendapatka FURQAN ( PEMBEDA ) dari Sang PENCIPTA
Dan karena DOSA dan keSALAHannya telah diHAPUS dan diAMPUNi
Dan karena PAHALAnya diLIPATGANDAkan.


Sahabat Yang Seiman…
Maka marilah kita menaikkan LEVEL kita menjadi orang-orang berTAQWA
Dengan menjalankan SELURUH ATURAN Allah Subhanahu wa ta’ala,
Dan dengan menjalankan RUKUN ISLAM yang ketiga …
…………berPUASA di bulan ROMADLON


“Hai orang-orang yang berIMAN, diWAJIBkan atas kamu berPUASA sebagaimana diWAJIBkan atas orang-orang SEBELUM kamu agar kamu berTAQWA” (QS 2:183)

“Kami akan mengUJI kamu dengan keBURUKan dan keBAIKan sebagai COBAAN (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan.” (QS 21:35)

“Hai orang-orang yang berIMAN, jika kamu berTAQWA kepada Allah, niscaya Dia akan memberikan kepadamu FURQAN ( PEMBEDA ) dan mengHAPUSkan segala kesSALAHan-keSALAHanmu dan mengAMPUNi dosa-dosa mu. Dan Allah mempunyai KARUNIA yang besar.” (QS 8:29)

“Hai orang-orang yang berIMAN, berTAQWAlah kepada Allah dan berIMANlah kepada Rasul-Nya, niscaya Allah memberikan RAHMAT-Nya kepadamu DUA bagian (dunia dan akhirat), dan menjadikan untukmu NUR ( CAHAYA) yang dengan CAHAYA itu kamu berjalan dan Dia mengAMPUNi kamu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS 57:28)

Dari Abu Hurairah radhiallahu 'anh, ia berkata : Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam telah bersabda: “Sesungguhnya Allah ta’ala telah berfirman : ‘Barang siapa memusuhi WALI-Ku, maka sesungguhnya Aku menyatakan perang terhadapnya. Hamba-Ku senantiasa (bertaqorrub) mendekatkan diri kepada-Ku dengan suatu (perbuatan) yang Aku SUKAi seperti bila ia melakukan yang FARDLU yang Aku perintahkan kepadanya. Hamba-Ku senantiasa (bertaqorrub) mendekatkan diri kepada-Ku dengan amalan-amalan SUNNAH hingga Aku menCINTAinya. Jika Aku telah menCINTAinya, maka jadilah Aku sebagai penDENGARannya yang ia gunakan untuk mendengar, sebagai pengLIHATannya yang ia gunakan untuk melihat, sebagai TANGANnya yang ia gunakan untuk memegang, sebagai KAKInya yang ia gunakan untuk berjalan. Jika ia meMOHON sesuatu kepada-Ku, pasti Aku MENGABULKANnya dan jika ia memohon perLINDUNGan, pasti akan Aku berikan kepadanya." [HR.Bukhari no. 6502]

“Barangsiapa yang berTAQWA kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya JALAN KELUAR (dari MASALAH) dan akan memberinya RIZQI dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang berTAWAKKAL kepada Allah niscaya Allah akan menCUKUPkan (keperluan) nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki) Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu. “ (QS 65:2-3)

“Dan barangsiapa yang berTAQWA kepada Allah niscaya Allah menjadikan baginya keMUDAHan dalam urusannya.” (QS 65:4)

“Seandainya penduduk suatu negeri berIMAN dan berTAQWA pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka keBERKAHan dari langit dan dari bumi, akan tetapi mereka menDUSTAkan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami SIKSA mereka disebabkan perbuatannya.”. (QS 7: 96)

“Itulah perintah Allah yang diturunkan-Nya kepada kamu; dan barangsiapa yang berTAQWA kepada Allah niscaya Dia akan mengHAPUS keSALAHan-keSALAHannya dan akan meLIPATGANDAkan PAHALA baginya.” (QS 65:5)


Selamat menjalankan IBADAH di bulan ROMADLON, semoga kita tergolong orang yang TAQWA
READ MORE - Bagaimana Hidup Ini Menjadi Indah ?

Romadlon Bulan Penuh Berkah

Senin, 02 Agustus 2010


MARHABAN YA ROMADLON

Sahabat Yang Seiman

Karena kasih dan sayang-Nya,
Allah mengadakan bulan Romadlon untuk kita.
Agar dosa-dosa dalam diri kita tidak menjadi beban..
Agar amal kebaikan kita lebih banyak dari amal kejelekan

Karena kita sebagai manusia tidak pernah lepas dari dosa dan salah...
Sering kita tidak bersyukur atas nikmat yang sangat banyak yang Allah berikan...
Sering kita mengikuti hawa nafsu kita dan melanggar aturan-aturan-Nya...
Sering kita mengikuti Syaitan yang dilaknat Allah...
Sering kita beribadah kepada Nya dengan tidak khusuk dan tidak ikhlas...
Sering kita lebih mementingkan yang lain daripada Allah SWT...
Amal kebaikan kita sepertinya amat sedikit yang diterima..
Tetapi amal kejelekan dan yang tak berguna sepertinya terlalu banyak

Alhamdulillaah....Puji syukur untuk-Mu Ya Allah..
Engkau menganugerahkan bulan suci Romadlon...


يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمْ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa, sebagiamana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kalian menjadi orang yang bertaqwa”. (Al-Baqoroh:183)

Dari Abu Hurairah berkata; nabi saw bersabda:

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِه

“Barangsiapa yang puasa karena iman dan berharap pahala dan ridha Allah, maka akan diampuni dosa-dosa yang telah lalu”.

Rasulullah SAW bersabda:
"Antara sholat fardlu dengan sholat fardlu, antara jumat dengan jumat dan antara Romadlon dengan Romadlon itu menghapuskan dosa-dosa, apabila dosa-dosa besar ditinggalkan."

Bulan Romadlon adalah bulan yang agung,
Bulan penuh berkah, didalamnya ada malam yang lebih baik dari 1000 bulan.
Siapa yang beramal pada malam itu maka nilainya lebih baik dari amalan 1000 bulan

Allah menjadikan puasanya wajib, dan qiyamul lailnya sunnah.

Siapa yang mendekatkan diri dengan kebaikan,
maka seperti mendekatkan diri dengan kewajiban di bulan yang lain.
Siapa yang melaksanakan kewajiban,
maka seperti melaksanakan 70 kewajiban di bulan lain.

Romadlon adalah bulan kesabaran, dan kesabaran balasannya adalah surga.
Bulan solidaritas, dan bulan ditambahkan rizki orang beriman.
Siapa yang memberi makan orang yang berpuasa,
maka diampuni dosanya dan dibebaskan dari api neraka
dan mendapatkan pahala seperti orang orang yang berpuasa tersebut
tanpa dikurangi pahalanya sedikitpun.


Sahabat Yang Seiman

Romadlon telah tiba sebagai bulan panen bagi setiap hamba
Untuk membersihkan hati dari berbagai kerusakan dan dosa
Maka dari itu tunaikanlah hak-haknya; baik ucapan dan perbuatan
Dan carilah bekalmu untuk hari depan; ambil dan perbanyaklah
Bagi siapa yang menanam benih namun tidak menyiraminya
Niscaya akan menyesal disaat hari panen

Selamat menunaikan IBADAH ROMADLON...
Semoga tujuan berpuasa menjadi insan bertaqwa akan tercapai. Amin Ya Robbal 'Alamin
READ MORE - Romadlon Bulan Penuh Berkah

QALBU YANG SELAMAT

Minggu, 01 Agustus 2010


Dalam perJALANannya kepada Allah Azza Wa Jalla ,
QALBU itu bagaikan seekor BURUNG.

CINTA adalah KEPALAnya,
TAKUT dan HARAP adalah dua SAYAPnya.

Bila kepala dan dua sayapnya SEHAT,
Tentu burung itu akan baik TERBANGnya;

Bila KEAPALAnya terPOTONG, tentu ia akan MATI
Dan bila dua SAYAPnya terLEPAS,
Iapun akan menjadi incaran binatang PEMANGSA.

Bila QALBU kosong dari CINTA, TAKUT serta HARAP,
akan RUSAKlah ia dengan kerusakan yang sulit diperbaiki lagi.
Bila salah satu dari kedua itu LEMAH akan lemah pula IMANnya.

Seluruh QALBU yang MATI bisa HIDUP dengan DZIKIR
Sebagaimana TANAH yang mati akan hidup dengan siraman hujan.

Sesuatu yang paling MULIA adalah WAKTU dan QALBU.
Apabila dibiarkan QALBU serta disia-siakan waktu,
Niscaya akan HILANGlah berbagai FAEDAH.

Jika engkau BEBANkan kepada QALBUmu KERISAUAN dan beban DUNIA
Serta menganggap REMEH WIRID-WIRIDnya …
Yang menjadi MAKANAN pokok dan kehidupannya,
Maka engkau bagaikan MUSAFIR…
Yang memBEBANi tunggangannya diatas keMAMPUan
Serta tidak memenuhi MAKANANnya.
Alangkah cepatnya TUNGGANGAN itu akan BERHENTI.

ROBOHnya bangunan QALBU disebabkan oleh rasa AMAN dan LALAI;
Sedangkan BERDIRInya dengan rasa TAKUT dan DZIKIR.

Barangsiapa yang meMUKIMkan QALBUnya disisi TUHANnya,
QALBUnya akan TENANG dan ISTIRAHAT.
Siapa yang memBIARkannya ditengah-tengah MANUSIA,
Ia akan GOYAH dan bertambah keGELISAHannya.

Penyia-nyiaan yang paling besar…
Yang merupakan PANGKAL dari setiap penyia-nyiaan ..
Adalah penyia-nyiaan QALBU dan penyia-nyiaan WAKTU.

Penyia-nyiaan QALBU terjadi karena mengUTAMAkan DUNIA atas akhirat,
Sedangkan penyia-nyiaan WAKTU terjadi karena PANJANG ANGAN-ANGAN.

Padahal berkumpulnya segala keRUSAKan…
Terletak pada mengikuti HAWA NAFSU serta PANJANG ANGAN-ANGAN;

Sedangkan berkumpulnya segala keBAIKan…
Terletak pada mengikuti PETUNJUK
Serta memperSIAPkan diri untuk berTEMU dengan Allah,
Dan hanya menjadikan Allah sebagai tempat meminta perTOLONGan.

QALBU menjadi SAKIT sebagaimana BADAN menjadi sakit ,
Sedangkan penyembuhannya terletak pada TOBAT dan pemBELAan.

QALBU akan berKARAT sebagaimana berkaratnya CERMIN,
Sedangkan mengkilapnya dengan DZIKIR.

QALBU akan TELANJANG sebagaimana telanjangnya TUBUH,
sedangkan pakaiannya adalah TAKWA.

Ia juga LAPAR dan HAUS sebagaimana TUBUH,
sedangkan makanan dan minumannya adalah ILMU, CINTA, TAWAKAL,
KEMBALI kepada Tuhan dan BERBAKTI.

Orang yang YAKIN dengan keMATIan…
Mengapa masih bisa berGEMBIRA ?

Orang yang mengeTAHUi akan dekatnya HISAB…
Bagaimana ia masih bisa berLEHA-LEHA ?

Orang yang meNYADARI bagaimana QALBU sering BOLAK-BALIK…
Kenapa masih bisa merasa AMAN ?

Katakanlah kepada QALBU yang mengGEMBALA di TAMAN bimbingan:
“Berhati-hatilah melirik kepada hijaunya rerumputan..
Yang disukai oleh keinginan JIWA RENDAH,
Karena makanan gembalamu itu lebih LEZAT dan minumannya lebih TAWAR.”

PENYAKIT QALBU timbul dari DOSA,
Sedangkan pangkal kesehatan lahir dan batin adalah TAUBAT.

Bila mata kering dari TANGISan karena TAKUT kepada Allah,
Ketahuilah keringnya itu timbul dari keKERASan QALBU.

Seseorang yang tidak JERNIH QALBUnya kepada Allah
Berada dalam keterASINGan dari setiap TATAPAN orang yang memandang.

Di dalam QALBU terdapat keKUSUTan yang tidak dapat diuraikan
Kecuali dengan mengARAHkannya kepada Allah;

Terdapat keterASINGan yang tidak dapat dihilangkan
Kecuali dengan keAKRABan dengan Allah dalam keSENDIRIannya.

Terdapat keSEDIHan yang tidak dapat dihilangkan
Kecuali dengan keGEMBIRAan dalam meNGENAL-Nya
Dan keJUJURan dalam berGAUL dengan-Nya.

Terdapat keGELISAHan yang tidak dapat ditenangkan,
Kecuali dengan berKUMPUL dengan-NYA
Serta LARI dari keGELISAHan menuju pada-NYA

Terdapat API peNYESALan yang tidak dapat dipadamkan
kecuali dengan RIDHO terhadap PERINTAH, LARANGAN dan KEPUTUSAN-Nya,
Disamping membiasakan SABAR terhadap hal demikian
Sampai waktu pertemuan dengan-Nya

Terdapat TUNTUTan yang tidak berhenti
Sebelum Allah sendiri yang menjadi TARGET-Nya.

Terdapat keBUTUHan yang tidak dapat dipenuhi
Kecuali oleh CINTA kepada-Nya,
KEMBALI kepada-Nya,
Terus berDZIKIR kepada-Nya,
Dan membenarkan keIKHLASan kepada-Nya.
Seandainya DUNIA dan seISInya diberikan untuk memenuhi keBUTUHan tersebut,
Niscaya tidak akan terpenuhi selamanya.
QALBU orang-orang SALEH dan berTAKWA bergantung pada keSUDAHannya.

Wallahu a’lam bishawab
(Referensi : Abdul Hadi bin Hasan Wahbi “Menuju Kesucian Hati” )
BC17052010
READ MORE - QALBU YANG SELAMAT

BERCERMIN DIRI

Sabtu, 31 Juli 2010


Tatkala kudatangi sebuah CERMIN,
Tampaklah sosok yang sudah sangat lama kukenal
dan sangat sering kulihat.
Namun aneh…
Sesungguhnya aku BELUM MENGENAL siapa yang kulihat.

Tatkala kutatap WAJAH, hatiku bertanya :
Apakah wajah ini yang kelak akan bercahaya
Dan bersinar indah di Surga sana?
Ataukah wajah ini yang hangus legam di Neraka Jahanam?

Tatkala kumenatap MATA, nanar hatiku bertanya :
Mata inikah yang akan menatap Allah..
Menatap Rasulullah, dan Kekasih-kekasih Allah kelak?
Ataukah mata ini yang terbeliak, melotot, terburai menatap neraka jahanam?
Akankah mata penuh maksiat ini akan menyelamatkan?
Wahai mata , apa gerangan yang kau tatap selama ini?

Tatkala kutatap MULUT..
Apakah mulut ini yang kelak mendesah penuh kerinduan
Mengucap LAA ILAAHA ILLALLAAH saat malaikat maut menjemput?
Ataukah menjadi mulut yang menganga dengan lidah menjulur,
dengan lengkingan jerit pilu …
yang mencopot sendi-sendi setiap yang mendengar?
Ataukah mulut ini jadi pemakan buah zaqun jahanam yang getir,
penghangus dan penghancur setiap usus?

Apakah gerangan yang engkau ucapkan
Wahai mulut yang malang?
Berapa banyak dusta yang engkau ucapkan?
Berapa banyak hati yang remuk …
Dengan sayatan pisau kata-katamu yang mengiris tajam?
Berapa banyak kata-kata semanis madu…
Yang palsu yang engkau ucapkan untuk menipu?
Berapa sering engkau berkata jujur?
Berapa langkanya engkau dengan syahdu
memohon agar Allah mengampunimu?

Tatkala kutatap TUBUHku, apakah tubuh ini…
Yang kelak menyala penuh cahaya bersinar…
Bersuka cita dan bercengkrama disurga?
Ataukah tubuh yang akan tercabik-cabik hancur mendidih…
Dalam lahar neraka jahanam,
Terpasung tanpa ampun,
Menderita yang tak akan pernah berakhir?

Wahai tubuh , berapa banyak maksiat yang telah engkau lakukan?
Berapa banyak orang-orang yang engkau zalimi dengan tubuhmu?
Berapa banyak hamba-hamba yang lemah…
Yang engkau tindas dengan kekuatanmu?
Berapa banyak perindu pertolongan yang engkau acuhkan- tanpa peduli,
Padahal engkau mampu?
Berapa banyak hak-hak yang engkau rampas?

Ketika kutatap hai tubuh,
Seperti apakah gerangan isi HATImu?
Apakah isi hatimu sebagus kata-katamu?
Ataukah sekotor daki-daki yang melekat ditubuhmu?
Apakah hatimu segagah ototmu.
Ataukah selemah daun-daun yang sudah rontok?
Apakah hatimu seindah penampilanmu,
Ataukah sebusuk kotoran-kotoranmu?

Betapa beda....
Betapa BEDA apa yang tampak di cermin dengan apa yang tersembunyi...
Aku telah tertipu oleh TOPENG yang selama ini tampak
Betapa banyak pujian yang terhampar hanyalah memuji topeng
Sedangkan aku.... hanyalah seonggok sampah yang terbungkus

Aku tertipu...
Aku malu Ya Allah...
Ya Allah... selamatkan aku....
Amin...Ya Rabbil 'alamin

( Abdullah Gymnastiar dalam buku Ir. Permadi Alibasyah " Sentuhan kalbu")
=BC/01/09/09=
READ MORE - BERCERMIN DIRI

Pesan Rosulullah Muhammad SAW Melawan Syetan

Jumat, 30 Juli 2010


Ada sepuluh pesan Rasulullah SAW yang mengajarkan kita cara praktis mengusir Iblis dan bala tentaranya jika menyerang kita dengan rayuan-rayuan yang menyebabkan kita terjerumus ke dalam jurang kehinaan tanpa kita sadari dengan memanfaatkan titik kelemahan kita. Mari kita perhatikan pesan-pesan kenabian tersebutyang tertuang dalam bentuk dialog antara manusia dan syetan,
READ MORE - Pesan Rosulullah Muhammad SAW Melawan Syetan

Bagaimana Manusia Mati ?

Minggu, 25 Juli 2010

Mereka bertanya kepadamua tentang ruh, jawablah olehmu :
"Ruh itu urusan Tuhanmu, dan Aku tidak akan memberikan ilmu tentang ruh itu kecuali ssedikit saja" (QS., Al Isra:85)

Sampai saat ini permasalahan RUH masih menjadi misteri, dan memang Allah tidak memberi ilmu tentang RUH kecuali sedikit saja.

Tapi, ilmu yang sdikit inipun apakah kita sudah mengetahuinya?
Untuk itu marilah kita belajar bersama tentang RUH dari sebuah hadits
dari Al-Bara' bin 'Azib
READ MORE - Bagaimana Manusia Mati ?

KEAJAIBAN MOLEKUL AIR

Subhanallah... itulah kata yang keluar dari bibir ini ketika membaca artikel tentang rahasia molekul air
Tahukah anda jika air yang kita minum, kita gunakan untuk wudlu, mandi, memasak ternyata tidak mati
akan tetapi hidup... dari hasil penelitian DR Masaru Emoto yang meneliti molekul-molekul air (bagian terkecil dari air) dengan menggunakan mikroskop elektron, ternyata molekul-molekul air dapat merespon dan merekam semua pesan yang dilihat dan didengarnya.
Dalam penelitiannya DR Masaru Emoto mengucapkan " ORIGATO " ( terima kasih )
READ MORE - KEAJAIBAN MOLEKUL AIR

CINTA YANG HAKIKI

Kamis, 22 Juli 2010


Sahabat ....
Cinta bagaikan lautan, sungguh luas dan indah.
Ketika kita tersentuh tepinya yang sejuk,
Ia mengundang untuk melangkah lebih jauh ke tengah,
Yang penuh rintangan, hempasan dan gelombang pada siapa sahaja yang ingin mengharunginya.

Namun carilah cinta yang sejati,
Di lautan cinta berbiduk takwa berlayarkan iman
Yang dapat melawan gelombang syaitan dan hempasan nafsu,
Cinta kepada Allah...
Itulah yang hakiki, yang kekal selamanya.
Adapun cinta kepada makhluk-Nya,
Pilihlah cinta yang hanya berlandaskan kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya.
Bukan karena bujuk rayu syaitan,
Bukan pula karena desakan nafsu yang menggoda.
Cintailah Allah, berusahalah untuk menggapai cinta-Nya.

Sahabat ....
Untuk menggapai Cinta-Nya, menurut Ibnu Qayyim, ada 10 perkara yang harus dilakukan:

1. Membaca Al-Quran (sbg surat cinta-Nya) dan memahaminya dengan baik.

2. Mendekatkan diri kepada Allah dengan solat sunat sesudah solat wajib.

3. Selalu menyebut dan berzikir dalam segala keadaan dengan hati, lisan dan perbuatan.

4. Mengutamakan kehendak Allah di saat berbenturan dengan kehendak hawa nafsu.

5. Menanamkan dalam hati Asma’ul Husna dan sifat-sifatnya dan memahami maknanya.

6. Memperhatikan kurnia dan kebaikan Allah kepada kita.

7. Menundukkan hati dan diri ke pangkuan Allah.

8. Menyendiri bermunajat dan membaca kitab sucinya di waktu malam ketika orang sedang nyenyak tidur.

9. Bergaul dan berkumpul bersama orang-orang soleh, mengambil hikmah dan ilmu dari mereka.

10. Menjauhkan sebab-sebab yang dapat menjauhkan kita daripada Allah.



Sahabat ....
Saling mencintailah karena Allah agar dapat mendapatkan kecintaan Allah.
Dalam hadith Qudsi Allah berfirman;

“CintaKu harus Kuberikan kepada orang-orang yang saling mencintai karena-Ku, CintaKu harus Kuberikan kepada orang-orang yang saling berkorban karena-Ku, dan Cinta-Ku harus Kuberikan kepada orang-orang yang menyambung hubungan karena-Ku”.

Hiduplah di bawah naungan cinta dan saling mencintailah karena keagunganNya, niscaya akan mendapatkan naungan Allah, yang pada hari itu tidak ada naungan selain naungan-Nya.

Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda;
“Pada hari kiamat Allah berfirman: Dimanakah orang-orang yang saling mencintai karena keagunganKu? Pada hari yang tiada naungan selain naunganKu ini, Aku menaungi mereka dengan naunganKu“. (HR. Muslim)

Bahkan Allah memuliakan mereka yang saling mencintai dan bersahabat karena Allah, yang membuat para nabi dan syuhada merasa iri terhadap mereka mereka. Nasa’i meriwayatkan dengan sanad dari Abu Hurairah ra, Rasulullah bersabda;

“Di sekeliling Arasy, terdapat mimbar-mimbar dari cahaya yang ditempati oleh suatu kaum yang berpakaian dan berwajah cahaya pula. Mereka bukanlah para nabi atau syuhada, tetapi para nabi dan syuhada merasa iri terhadap mereka”.

Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, beritahulah kami tentang mereka!”

Beliau bersabda, “Mereka adalah orang-orang yang saling mencintai, bersahabat, dan saling mengunjungi karena Allah” .



Ya Allah, kurniakanlah kepada kami Cinta terhadap-Mu
Dan Cinta kepada mereka yang mencintai-Mu,
Dan apa sahaja yang mendekatkan kami kepada Cinta-Mu,
Jadikanlah Cinta-Mu itu lebih berharga bagi kami daripada air yang sejuk bagi orang yang dahaga.

Sahabat ....
Sudahkah kita menemukan cinta yang hakiki, cinta yang sejati dalam hidup ini?
Sejauh mana kita mengenal-Nya, asma’ (nama)-Nya, sifat-sifat-Nya, kehendak-Nya, larangan-Nya?
Seringkah kita mengingati-Nya, menyebut nama-Nya melalui zikir-zikir yang panjang?
Seringkah kita mendekatkan diri kepada-Nya dengan sholat serta ibadah-ibadah lainnya?
Seringkah kita merintih, mengadu dan mengharap kepada-Nya melalui untaian doa yang keluar dari lubuk hati.
Sudahkah kita mengikuti kehendak-Nya dan menjauhi larangan-larangan-Nya?
Apakah kita mencintai seseorang karena-Nya atau karena dorongan nafsu kita sendiri?
Sejauh mana kita berusaha untuk memenangkan Allah atas hawa nafsu kita sendiri?


(Sumber Lutfi S Fauzan's Note)


" Dan di antara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka menCINTAinya sebagaimana mereka menCINTAi Allah. Adapun orang-orang yang beriman amat sangat CINTAnya kepada Allah. Dan jika seandainya orang-orang yang berbuat zalim itu mengetahui ketika mereka melihat siksa (pada hari kiamat), bahwa kekuatan itu kepunyaan Allah semuanya dan bahwa Allah amat berat siksaan-Nya (niscaya mereka menyesal)." (QS Al Baqarah : 165)

Katakanlah: "Jika bapa-bapa, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu CINTAI daripada Allah dan Rasul-Nya dan (dari) berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya." Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik. (QS At Taubah : 24)

Katakanlah ( Hai Muhammad) : "Jika kamu (benar-benar) menCINTAi Allah, ikutilah aku (Muhammad SAW), niscaya Allah menCINTAimu dan mengampuni dosa-dosamu." Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS Ali Imran : 31)
READ MORE - CINTA YANG HAKIKI

Adhesives 4 WORD Association

Jumat, 02 Juli 2010


In relationships, both within the life of the community, or work environment is social glue 4 words we can use to avoid any animosity between us at least reduce the perselisisihan among us. 4 words are:

1. Regard
Say hello to every meeting or parting, the more we say hello, of course the more replies we received greetings. Salam was essentially a prayer of salvation. So the more good prayer given to us in line with the prayer that we offer congratulations to them.

2. For help
Begin with the word for help if we want to get someone else especially if you really ask for help. In other words ask the people who we send or we turn to for help to feel compelled by force is not voluntary and they do not feel ruled, even though we are their bosses.

3. Thanks
Always gratitude on receiving something from someone else, whether it is the offering of information, Matari, labor, or any other assistance that we need either once or not at all we need. With gratitude they feel appreciated.

4. Apologize
BUDAYAKAN with the word apology to reduce touched on between us. With that said sorry we always possible to say if either the difference in our schools of the right side or on the wrong side or we are both in the search for truth

> swap
READ MORE - Adhesives 4 WORD Association

10 STEP EDUCATIONAL CHILD


Today we must be careful and cautious in educating children and bring fresh success later became both a successful person in the world and success after death or happy afterlife. To equip them to be successful I love tips on how to deliver, among others:
1. Inculcate the values of religious / spiritual as early as possible to strengthen the conscience
2. Develop a child's potential as optimal as possible
3. Build self-esteem
4. Teaching the ability to socialize effectively
5. Control children when watching and in the use of electronic media (hp, internet,)
6. Guiding the child to show his compassion and kembngkan a healthy attitude toward others
7. Living in a good neighborhood
8. Applying the standard of work and behavior, the reality is supported by the appropriate discipline
9. Guide / teach children to be able and skilled, including skilled troubleshooting
10. Straighten kemandriian and confidence high

> swap

Contribute a bette
READ MORE - 10 STEP EDUCATIONAL CHILD

Ponder

Rabu, 14 Oktober 2009


Reflections that every time I remember, and trying to maximum keresapi will kuamalkan in everyday life include:
1. Kumencari blessing to my life and I found the Duha prayer
2. Kumencari light to the grave tomorrow and God willing I'll find
the evening prayer.
3. Kumencari answer to angels Munkar and nakir tomorrow if already dead
and God willing I'll find in the Qur'an and Hadith of the Prophet
4. Helper to pursue Kumencari Mustaqim shirotol later and God willing will
I found in fasting and sedekahku
5. Shade Kumencari Throne and God willing one day I found my silence,
His bermuhasabah on
READ MORE - Ponder

Java People Advice


In ancient times many parents often give advice or counsel to their grandchildren with code words or phrase sanepo or parables. Sometimes the words were easy to understand sanepo but sometimes difficult to understand, and need further explanation for the size of the children present period. Lots of advice from the ancestors through code words or metaphors or parables, it's just that sometimes we as young people less notice. Here I convey meaning contained in the letter Ha Na Ca Ra Ka as follows:

Ha means There, indicating that we are living there who created the universe akarya Gusti kang isine sak. then we always have to bow to Him, obey Him always, always run the commands and leave all the prohibitions.

Na means of Reason, or thought he meant in the activities of everyday life we constantly use our reason, but do not overdo it because there is something that sometimes we can not reach with our reasoning. Also do not mendewa-god or the brains of reason we'll not be a snob.

Ca means way meant to achieve a dream or a goal or dream we must have a way or strategies of good and not harm or interfere with other Otang interests. The ways or strategies that we use to achieve goals or aspirations do not violate the rules of Allah SWT.

Ra meaning we mark sense always develop a sense of solidarity within the limits of goodness, must tepo sliro, mutual respect and respect for others Allah.Kita beings as social beings, we need a society, nation and religion. We can not live alone without the need for other people around us. By the time we need to eat we need farmers who grow rice, when we are home we need a person who provides material and masons, carpenters, iron and so on.

Ka means Karsa or willingness to live means we must have goals or dreams or wishes. Progress or success of a beginning of a desire or willingness or ideals or dreams. From the ideals that people do things look a certain way to reach it.

From the above explanation can be summed up Wordpress we have in this world created by God, then we must bow down to Him senatiasa, taqwa to Him, must have the imagination or the ideals or hopes or dreams to be realized with the use of reason or the capital owned by the brain , by the way and the right strategy and the interests of both without disturbing other people, with a forward sense, tepo slira, mutual respect, mutual respect with each other, so as not to clash or overlap with others, so as to achieve what we all aspire to Ridlo from Allah SWT.
READ MORE - Java People Advice

PERJALANNKU

PERJALANANSaya bernama Sudarto dengan panggilan kang darto dilahirkan di Mayong, Jepara pada tgl 5 Pebruari 63 putra kedua dari Pak Darmo dan Ibu Aminah yang sehari-hari bergelut dengan tanah liat karena mata pencaharian bapak ibuku sebagai pengrajin sekaligus bakul genteng soka di daerah Mayonglor.. Pada tahun 1976 aku lulus SD Mayonglor 2, kemudian melanjutkan ke SMP Negeri Pecangaan yang sekarang menjadi SMP Negeri 1 Pecangaan, kemudian melanjutkan ke SMA Negeri 1 Kudus pada tahun 1980,
READ MORE - PERJALANNKU

TOWARDS SUCCESS


Every human being is, of course, have a dream, or imagination to dream of success achieved in the world and live a life after death (the Hereafter). To achieve this we must continue to walk in God's way, every move we step on the basis of his teaching and always try to get ridloNya.
There are several factors that affect our steps toward a successful life, both living in the world and life after death, among others:

1. Capabilities
Every man should equip himself with the ability or skill. In this case not limited to ability / skills in terms of science and technology but also in terms of eschatology / religion. With the ability of science and technology we can reach the world and the provision of religious knowledge we can perform ubudiyah / worship properly so that they can take to reach us to the next life.

2. Honesty
Honesty is the main capital in the family, community or state. With our honesty will earn the trust of anyone whose value is very high.

3. Discipline
Discipline is a good habit of always strived to be implemented. This includes kediplinan in families, communities and state and religion. With no discipline can be difficult for us to succeed.

4. Willpower
This willingness to encourage us to do something, trying to achieve maximum success.

5. Opportunity
Opportunity is an important factor in achieving success. Sometimes opportunity comes only once, for the use of all opportunities that exist and we have to always do good / worship to reach a success.

6. Relations / Relations
Relations / relationships is an important factor in reaching success. Without any relation / social relations of our society almost certainly never had any information. For that we need to build relationships / Silaturrahim relationship with anyone to obtain information that as many as can be useful for us.

7. Keep Watch
We must always keep our hearts from diseases such as jealousy, envy, arrogance / arrogant / ujub, and so on. With a clean heart God willing we will always have peace of mind that is part of the success of life.

8. Luck
These factors we can not know before, is the secret of God. Luck one only God knows. We can only pray for him so we are always in the fortunes of his will.
> swap
READ MORE - TOWARDS SUCCESS

TOWARDS FITRAH


Every day of Idul Fitri hmpir all Muslims in Indonesia, and may also have some of the people of other religions that use the moon as the moon syawal back to nature, they always hold a halal bi halal or event of mutual forgiveness forgive one another with their bermusafahah each other or shake hands with the hope of mistakes or sins can be forgiven between them, so Allah again like nature at birth .. Halal bi halal held after going through the process of Muslims in the struggle against the lust for one full month of fasting month / romadlon. Within one month romadlon divided into 3 (three) phases:

Phase I of the first 10 days, known in FULL ROHMAH, at the time was too much Rohmah who delegated to servants of God. Perbanyaklah charity sodaqoh to worship and grace to us also terlimpah

Phase II is the second or 10 days from the date of 11 until 20 months FULL known as forgiveness. Perbanyaklah beg forgiveness of God so that we can be free from various kinds of sins we have done. But with record megulangi no longer a sin-sin in our lives everyday.

Phase III is the last 10 days from the date up to 21 holiday known as Eid API avoid HELL. Perbanyaklah pray to Him so that the end of the fasting romadlon we can be free from hellfire. But we must mean it, that is after the fasting month we keep romadlon religious charities and we sodaqoh.

After one full month of fasting the victory came the day called Eid. On the day or month that syawal many halal bi halal implemented between family members, friends, relatives, neighbors, colleagues and so on. Culture is only happening in Indonesia. Please note there are 3 L in terms halal bi halal namely:

Overflow means for the Muslims who have the good fortune must be much more medermakan rejekinya to others. This is known as the overflow.

Melting means mutually acceptable among us to express forgiveness to others means we are sorry to forgive each other. Mutual forgiveness forgive each other is known as melting.

LABUR meaning after inter sorry we forgive one another we must look after each other to stay clean without sin and guilt that means we should not deliberately sin among us.
> swap

Contr
READ MORE - TOWARDS FITRAH

Achieving Happiness


Today in this world's life more difficult, like looking for education, find jobs, find soul mate, find a loyal friend and so on. Of course, human life has a lot of desire, a lot of imagination, ideals, or a beautiful dream which is to be achieved in his life, such as to pleasure, happiness, existence, safety and so forth.

To achieve these desires we must know the requirements needed, without which probably wishes it was just a beautiful dream and the dream is always just a possibility of achieving a very small, which means it does not mean impossible, because if God wanted all to occur, only if the common sense to think practically almost impossible.

If we want some fun we have to understand what was necessary requirements, continue to attempt what we do, the strategy and how to reach it turned out to reach a pleasure to live in this mortal nature is very simple condition that we should be able to maintain good health. Only people who can enjoy healthier fun. For example some people rich but not unhealthy (sick) so he will not be able to feel pleasure.

If we want to be happy both in this world and the Hereafter condition we must berakhqul Karimah. Berakhlaqul karimahlah person who can enjoy the ultimate happiness. The rich who do not have berakhlaqul Karimah false happiness, just a moment, only the birth of his heart while it remained empty or hollow.

Likewise, if we want to exist we must be knowledgeable. To exist in the world we must master science and technology, and therein lies a high ability to manage this universe. To achieve this capability and technology and we must learn the hard, work hard, never give up, and do not forget to always pray to Him. To be able to exist in the afterlife that we have the science to benefit science.

If we want to live a quiet condition of our good fortune and blessings be lawful. Only good fortune and blessings halal can bring peace in life.

Thus if we want to live happy, happy, calm and still exist, we must maintain the health, berakhlaqul Karimah, learned the benefits and find a kosher fortune and blessings.
READ MORE - Achieving Happiness

 
 
 
lowongan investasi kerja di internet Cafe Bisnis Online Cafe Bisnis Online Panduan Rahasia Dropshipping Panduan PPC Panduan Menjadi Blogger malas
Cafe Bisnis Online Cafe Bisnis Online Panduan Rahasia Dropshipping Panduan PPC Panduan Menjadi Blogger malas lowongan investasi kerja di internet
Cafe Bisnis Online Cafe Bisnis Online Panduan Rahasia Dropshipping Panduan PPC Panduan Menjadi Blogger malas lowongan investasi kerja di internet
 
Copyright © Blog Mas Darto